Coffee Morning Lapas Bagansiapiapi, Bangun Kolaborasi dengan Pers
BAGANSIAPIAPI Penapubliknews.com | Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bagansiapiapi menggelar kegiatan Coffee Morning bersama insan pers di lingkungan Lapas, Sabtu (7/2/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Mewujudkan Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat” sebagai wujud penguatan sinergi antara lembaga pemasyarakatan dan media.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Bagansiapiapi, Agus Imam Taufik, beserta jajaran, Humas Lapas Sigit Pramono, serta narasumber tokoh pers senior Riau, Drs. Wahyudi El Panggabean, M.H, yang akrab disapa “Guru Jurnalistik”. Sejumlah jurnalis dari berbagai media di Kabupaten Rokan Hilir turut meramaikan kegiatan tersebut.
Kalapas Bagansiapiapi Agus Imam Taufik dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan Coffee Morning perdana yang dilaksanakannya sejak mengemban amanah sebagai Kalapas kelas IIA Bagansiapiapi menegaskan pentingnya membangun komunikasi yang harmonis dan kolaboratif dengan insan pers.
“Tujuan kami adalah mempererat silaturahmi, saling mengenal, dan membangun kolaborasi yang positif. Seperti pepatah mengatakan, tak kenal maka tak sayang. Kami berharap rekan-rekan media dapat menjadi mitra strategis, saling berbagi, serta saling mengingatkan demi kemajuan bersama,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kalapas juga menyampaikan kabar baik terkait rencana relokasi Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi ke kawasan Ujung Tanjung yang diperkirakan akan terealisasi pada Mei 2026. Langkah ini diambil mengingat kondisi Lapas saat ini yang telah mengalami kelebihan kapasitas dan menjadi salah satu Lapas terpadat di Indonesia.
“Mudah-mudahan dengan relokasi ini, persoalan kepadatan dapat teratasi dan pelayanan pemasyarakatan dapat berjalan lebih optimal dengan fasilitas yang lebih memadai,” pungkasnya.
Sementara itu, narasumber Wahyudi El Panggabean dalam pemaparannya menegaskan bahwa profesi jurnalis merupakan profesi mulia apabila dijalankan secara profesional dan berpedoman pada kode etik serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Seorang wartawan harus menyajikan informasi yang berimbang, berpihak pada kebenaran dan keadilan, bukan pada kepentingan pribadi atau kelompok tertentu,” tuturnya.
Ia juga menambahkan bahwa profesi jurnalistik menuntut integritas, etika, dan etiket yang tinggi agar mampu menjalin komunikasi dengan berbagai narasumber demi menghadirkan informasi yang akurat dan terpercaya.
Kegiatan Coffee Morning berlangsung khidmat dan penuh keakraban, diakhiri dengan diskusi interaktif serta sesi foto bersama. Kehadiran insan pers dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara institusi pemasyarakatan dan media di Kabupaten Rokan Hilir.( Mulyono)



Posting Komentar